DNA Salmon Glow Treatment
Kulit Cerah dan Sehat dari Dalam
Rp850000.00Rp429000.0045 mnt
Odyssey Aesthetic Clinic
DNA Salmon — Glow dari Dalam
DNA Salmon merupakan treatment skin booster dengan kombinasi PDRN dan Hyaluronic Acid yang diaplikasikan melalui injeksi oleh dokter. Treatment ini membantu meningkatkan hidrasi, memperbaiki tampilan tekstur dan elastisitas kulit, serta membuat kulit tampak lebih sehat, lembap, dan glowing secara alami.
Cocok untuk siapa?
Treatment ini cocok untuk kamu yang memiliki:
Kulit kusam, kering, atau terasa kurang terhidrasi.
Tekstur kulit kasar dan tidak merata.
Skin barrier yang terasa kurang terawat.
Garis-garis halus dan tanda awal penuaan.
Kulit yang tampak lelah dan kurang segar.
Keinginan mendapatkan efek glowing natural tanpa mengubah bentuk wajah.
Apa yang didapat?
Dalam satu sesi treatment, kamu akan mendapatkan:
Konsultasi dengan dokter.
Pemeriksaan kondisi kulit menggunakan skin analyzer.
Facial Signature.
DNA Salmon full dose 2,5 ml.
Kandungan PDRN + Hyaluronic Acid.
Pengaplikasian melalui injeksi manual oleh dokter menggunakan alat steril sekali pakai.
Manfaat treatment
DNA Salmon membantu:
Meningkatkan dan mempertahankan hidrasi kulit.
Membuat kulit tampak lebih cerah dan segar.
Memperbaiki tampilan tekstur kulit.
Membantu menjaga elastisitas dan kelembutan kulit.
Menyamarkan tampilan garis-garis halus secara bertahap.
Mendukung proses regenerasi dan perawatan skin barrier.
Memberikan efek kulit sehat dan glowing alami.
Downtime
Estimasi downtime tercepat: 1–2 hari.
Pasien umumnya tetap dapat beraktivitas setelah treatment. Namun, dapat muncul kemerahan, bentol kecil, rasa tidak nyaman, atau bengkak ringan pada titik injeksi. Keluhan ringan biasanya mereda dalam beberapa hari, sedangkan memar dapat bertahan lebih lama tergantung kondisi kulit masing-masing.
Berapa kali treatment dilakukan?
Untuk hasil yang lebih optimal, estimasi program awal adalah:
3 kali treatment dengan jarak sekitar 2–4 minggu antarsesi.
Setelah tiga sesi, dokter akan mengevaluasi kondisi dan respons kulit untuk menentukan apakah diperlukan sesi lanjutan atau maintenance. Salah satu studi klinis polynucleotide menggunakan rangkaian tiga kali treatment dengan interval dua minggu, tetapi jadwal tetap perlu disesuaikan dengan produk, teknik, dan kondisi kulit pasien.
